Pi Network Resmi Masuk Open Network: Perkembangan Global dan Antusiasme di Indonesia

Pi Network adalah proyek cryptocurrency yang memungkinkan pengguna menambang Pi Coin melalui perangkat seluler, menawarkan aksesibilitas yang lebih luas dibandingkan dengan metode penambangan tradisional. Sejak diluncurkan pada 14 Maret 2019 oleh tiga mantan mahasiswa Stanford—Vincent McPhilips, Chengdiao Fan, dan Nicolas Kokkalis—Pi Network telah menarik perhatian komunitas kripto global.

Perkembangan Global Pi Network


Pada 20 Februari 2025, Pi Network resmi memasuki fase Open Network, menandai transisi penuh ke jaringan mainnet yang memungkinkan konektivitas eksternal pada blockchain layer 1 Pi. Langkah ini membuka akses lebih luas bagi ekosistem Pi, memungkinkan interaksi yang lebih aman dengan sistem eksternal. Pengguna, yang dikenal sebagai Pioneer, serta pelaku bisnis dalam jaringan ini kini dapat memanfaatkan berbagai peluang baru. citeturn0search0

Menjelang peluncuran Open Network, Pi Network mengalami pertumbuhan signifikan. Lebih dari 19 juta pengguna telah menyelesaikan verifikasi Know-Your-Customer (KYC), dan lebih dari 10,14 juta pengguna telah berhasil melakukan migrasi ke mainnet, melampaui target awal yang ditetapkan di angka 10 juta. Selain itu, aplikasi Pi Network telah diunduh lebih dari 100 juta kali di Google Play Store, dengan popularitas tinggi di negara-negara seperti Korea Selatan dan India. citeturn0search0

Seiring dengan transisi ke Open Network, Pi Network mulai merambah pasar aset kripto global dengan mengamankan listing di berbagai exchange ternama. Pi Coin telah terdaftar di beberapa exchange utama, termasuk OKX, Bitget, MEXC, HTX, dan Gate.io. Bahkan, beberapa exchange besar telah mulai aktif mempromosikan ekosistem Pi. Misalnya, Bitget meluncurkan program airdrop sebesar 150.000 token PI untuk meningkatkan jumlah deposit, sementara Gate.io memperkenalkan Launchpool yang memungkinkan pengguna stake token PI untuk mendapatkan imbalan dalam bentuk token GT.


Perkembangan Pi Network di Indonesia


Di Indonesia, Pi Network telah menarik minat yang signifikan dari komunitas kripto. Banyak pengguna yang tertarik dengan konsep penambangan yang ramah lingkungan dan dapat diakses melalui ponsel. Komunitas Pi di Indonesia aktif dalam berbagai diskusi online, berbagi informasi, dan pengalaman terkait penambangan serta perkembangan ekosistem Pi.

Namun, seperti di negara lain, Pi Network di Indonesia juga menghadapi berbagai kritik dan kontroversi. Beberapa pihak mempertanyakan validitas dan masa depan proyek ini, mengingat belum adanya nilai tukar resmi untuk Pi Coin dan kurangnya transparansi terkait pengembangan lebih lanjut. Oleh karena itu, penting bagi pengguna di Indonesia untuk terus memantau perkembangan resmi dari tim Pi Network dan berhati-hati dalam berpartisipasi.


-Admin-

Copyright 2023 Kendengsidialit.my.id